Memetakan Polemik Tembakau

Saat ini tembakau merupakan komoditi kontroversial. Hampir di mana-mana, membicarakan tembakau sama artinya dengan berdebat dan lalu berpolemik. Di sini kita akan sedikit ber-disosiasi dengan semua itu. Melihat dari sudut pandang moderat, agar setidaknya kita bisa memahami mengapa diskusi tentang topik ini hampir selalu tidak membuahkan hasil.

Komentar (2)

Mengenal Narkotika

http://static2.demotix.com/sites/default/files/imagecache/a_crop_medium_aspect/1500-0/photos/1577590.jpg

Diperkirakan lebih dari 50.000 metrik ton narkotika segala jenis beredar di dunia setiap tahunnya. Dengan penyalahguna yang mencapai lebih dari 200 juta orang, lebih dari 200 ribu jiwa di antaranya meninggal setiap tahun akibat penyalahgunaan tersebut.

Indonesia juga mengidap “bagian hologram” yang kurang lebih serupa.

Komentar (2)

Rezeki Nomplok Pajak Rokok

Tanpa ada gempar berita, mulai 1 Januari 2014 nanti, pemerintah provinsi akan mendapat rezeki nomplok berupa pajak rokok, sebesar 10% dari total cukai yang dibayar. Jadi kalau cukai 80 triliun, akan dipungut 8 triliun (sebagai pajak rokok) untuk disetor ke provinsi. Total yang dipungut 88 triliun. Pemungut cukai-nya tetap Bea Cukai. Pembayar-nya tetap pabrik rokok yang legal di mata Bea Cukai. Tapi pemerintah provinsi–yang tinggal duduk tenang– dapat jatah 10%. Enak, bukan?

Komentar (2)

Industri Tembakau Dunia

koranIndustri tembakau merupakan industri yang tumbuh pesat di dunia. Menurut data ReportLinker, industri tembakau dunia pada tahun 2010 menghasilkan penjualan sekitar 721 miliar USD. Angka ini lebih tinggi dari PDB Indonesia tahun itu yang sekitar 700 miliar USD saja. Dari 721 miliar itu, 681 miliar di antaranya dihasilkan dari penjualan sigaret/rokok. Industri tembakau sendiri terus melaju dengan perkiraan pertumbuhan 4,5 % per tahun. Jika sebuah negara,

Bagaimana pendapat Anda?